Segera Dimulai!

Komentar

Loading…
Diberdayakan oleh Blogger.

Pemberitahuan

Kepada seluruh pembaca, kami meminta maaf karena tidak adanya tulisan terbaru untuk pembaca blog ini, dikarenakan kami sedang sibuk juga karena masalah template blog yang tidak kunjung selesai, kami akan menulis kembali ketika semuanya telah selesai diperbaiki.

Terimakasih

Upgrade/Update LibreOffice ke versi terbaru di openSUSE

Selamat pagi, dan selamat menunaikan ibadah puasa di bulan ramadhan ini :)

sudah lama saya tidak menulis lagi disini, karena kesibukan saya dalam persiapan bersekolah di SMK, semoga anda tidak terganggu dengan hal ini.

Kali ini saya akan menulis bagaimana cara mengupdate/mengupgrade LibreOffice ke versi terbaru. Anda pasti tahukan apa itu LibreOffice ?

LibreOffice adalah paket aplikasi perkantoran untuk mengetik, membuat tabel, diagram, membuat database, dan sebagainya. Aplikasi ini sangat dibutuhkan bagi anda yang bekerja maupun pelajar untuk membuat tugas sehari-hari.

Untuk mengupdate/mengupgrade LibreOffice, Berikut akan saya tuliskan.

Menggunakan YaST 1-Click

Klik Link berikut untuk instalasi menggunakan 1-Click Instalations sesuai versi openSUSE anda :

Menggunakan Zypper

  1. Tambahkan Repositori LibreOffice, jalankan terminal dan ketikan :
    zypper ar http://download.opensuse.org/repositories/LibreOffice:/Stable/openSUSE_12.X/LibreOffice:Stable.repo
    *Ganti X sesuai versi openSUSE

  2. Lalu Refresh Repositori agar Repositori Terindeks, ketikan :
    zypper ref
  3. Setelah itu, Install LibreOffice dengan mengetikan perintah berikut :
    zypper dup --from download.opensuse.org-Stable
  4. Tunggu hingga proses instalasi selesai.
Proses Instalasi menggunakan Zypper

Sekian tulisan saya kali ini, semoga bermanfaat ^_^

"ZC", Semakin mudah menggunakan Zypper!

Splash dari "ZC"
ZC (zypper command) adalah sebuah skrip bash yang berfungsi sebagai Frontend/Interface dari zypper yang merupakan aplikasi manajemen paket yang digunakan di openSUSE. Skrip ini dibuat dengan tujuan memudahkan penggunaan zypper dalam melakukan pengelolaan terhadap paket maupun repositori.

Skrip ini dapat melakukan banyak hal seperti yang dapat kita lakukan dengan aplikasi zypper, hanya saja dengan skrip ini kita dimudahkan dalam urusan penggunaan/interaksi kita dengan zypper, tidak perlu lagi mengingat banyaknya ops-opsi maupun argumen umu yang biasa kita gunakan di zypper, hanya perlu beberapa kali menekan tombol anda akan mendapatkan fungsi yang anda inginkan! menarik bukan ? :D

Menu utama ZC
Sayangnya skrip ini masih belum sempurna, saya menemukan beberapa bug/error dalam penggunaan skrip ini. Walaupun begitu skrip ini sudah layak untuk dalam pengelolaan manajemen paket dan repositori wajar.

Terjadi error ketika penggunaan ZC
Skrip ini sangat membantu bagi anda yang kurang suka menggunakan YaST untuk mengelola paket (seperti saya), namun menemukan kesulitan menggunakan zypper sebagai pengganti YaST dalam mengelola paket dan repositori.

Jika anda ingin mencoba skrip ini di openSUSE anda, berikut saya akan tuliskan cara-cara mendapatkan skrip ZC ini dengan mudah, simak berikut :
  1. Hapus terlebih dahulu skrip ZC yang sebelumnya anda gunakan (bila ada) :
    sudo rm /usr/local/bin/zc
  2. Download dan tempatkan skrip di /usr/local/bin/ dan beri nama zc :
    sudo wget -nc http://paste.opensuse.org/view/download/75755470 -O /usr/local/bin/zc
  3. Lalu, tandai sebagai skrip yang bisa di eksekusi dengan chmod :
    sudo chmod +x /usr/local/bin/zc
  4. Skrip sudah ada dalam sistem, jalankan skrip dengan mengetikan zc :
    zc
maka akan tampilmenu dengan pilihan pada terminal, tekan tombol sesuai dengan angka yang tertera pada menu untuk masuk ke tahap berikutnya.

Tekan tombol angka sesuai dalam menu.
Skrip ini juga mempunyai fungsi lain selain fungsi yang sama dengan zypper, antara lain :
  • fungsi-fungsi perintah rpm .
  • Instalasi beberapa kumpulan paket dari *.pack (seperti *.ymp yang digunakan YaST).
  • Back-Up / Repair Database RPM.
  • Mengkonfigurasi zypper (tidak bekerja ketika saya test) dan melihat log dari zypper.
  • Menampilkan Manual zypper serta opsi-opsinya disetiap perintah.
  • Memanggil YaST.
Sepertinya masih banyak lagi fungsi-fungsi yang disematkan dalam skrip ZC ini, namun saya tidak dapat mencobanya untuk sekarang, silahkan anda test sendiri semua fitur yang ada dalam skrip zc ini bila anda penasaran :D

Skrip ini dibuat oleh salah satu kawan di Forum resmi openSUSE, bila menemukan bug yang berarti silahkan kontak beliau agar bug dapat hilang dalam versi berikutnya.


Sekian Artikel ini saya tuliskan, selamat mencoba ^_^

Menonaktifkan Auto Login di openSUSE

Bagi anda yang doyan bereksperimen dengan DE, pasti akan kerepotan bila komputer diset langsung masuk desktop tanpa melewati pemilihan sesi di Display/Login Manager, anda harus login-logout dan login kembali untuk memilih DE yang di inginkan, itu memakan waktu yang cukup lama dan merepotkan, bukan ? :D

UPDATED! Menginstall Desktop Environment baru di openSUSE

Dekstop Environment (Disingkat DE) merupakan bagian penting dari interaksi kita terhadap komputer, DE adalah sebutan untuk kumpulan bagian-bagian pada desktop, seperti ikon, Taskbar, Menu, Wallpapper, dsb.

openSUSE secara default menyediakan 5 Pilihan DE, yaitu KDE, GNOME, Xfce, LXDE, dan Enlightenment 17 (disingkat E17). Namun kita juga bisa mendapatkan dan menggunakan DE selain 5 DE default untuk digunakan di openSUSE. Karena permintaan user openSUSE yang menginginkan DE lain agar dapat digunakan di openSUSE, Komunitas openSUSE dari berbagai negara bersatu membentuk tim-tim yang mengembangkan DE lain agar dapat berjalan di openSUSE, DE yang berhasil dikembangkan oleh tim-tim tersebut agar berjalan di openSUSE antara lain KDE 3, MATE, TDE, Cinnamon, Razor QT, Unity, Sugar, bahkan Manokwari,!

Update KDE ke versi 4.1x.x Terbaru (Stable & Unstable)



KDE
KDE merupakan salah satu DE yang paling banyak digunakan oleh pengguna Linux, termasuk para Geekos openSUSE seperti anda :D

Baru-baru ini KDE merilis versi KDE stable 4.10.4 serta KDE Unstable 4.11 Beta, bagi anda yang ingin mencoba menggunakan versi stable terbaru KDE / versi unstable untuk testing dan pencarian bug, berikut saya tuliskan cara meng-update KDE dengan mudah, simak berikut ini.

Screenfetch, Percantik terminal dengan logo openSUSE!

Screenfetch di openSUSE 12.3

Pada saat saya ingin menginstall Screenfeth, paket untuk openSUSE tidak tersedia, di repositori maupun di openSUSE Software portal semua saya cari namun hasilnya nihil. Lalu saya coba download versi .deb yang ada di repositori ubuntu dan mengkonversikannya ke berkas .RPM dengan Alien, saya install dan ternyata berjalan dengan sempurna di openSUSE Evergreen (sedang percobaan, hehe :D )

Namun sekarang Screenfetch sudah tersedia di openSUSE Software portal, berterimakasihlah kepada Kang Andi Sugandi yang telah membangunnya dari source lewat fasilitas OBS, terimakasih, Kang :D

Screenfetch adalah sebuah aplikasi yang berjalan di terminal, Screenfetch akan menampilkan informasi sistem (OS, Kernel, CPU, RAM, bahkan juga komponen tema) yang sedang berjalan.

Sedikit Update dan pemberitahuan

Assalamu'alaikum..

bulan ini kami (saya dan Rey) kurang aktif dalam blog ini, karena mungkin banyak sekali aktifitas yang harus kami lakukan selain meng-update blog ini, apalagi sekarang saya dan Rey akan mengurusi bagaimana sekolah kami kedepannya (kami baru lulus SMP, disekolah yang berbeda) , oleh karena itu maafkan kami karena ketidaknyamanan yang anda rasakan, do'akan kami agar lancar dalam masuk sekolah yang kami inginkan, agar kami dapat meng-update blog ini sesegera mungkin :)

Terimakasih bila anda memahami kondisi yang kami dapati, semoga anda tetap menjadi pembaca setia kami di blog ini, wassalamu'alaikum :)

Memahami Zypper, hal-hal dasar manajemen paket Bagian 1

Zypper adalah sebuah aplikasi manajer paket yang digunakan oleh openSUSE, Zypper menggunakan engine libZypp yang juga digunakan oleh YaST, juga PackageKit (yang ada dalam distribusi openSUSE, tentu saja). Zypper sangat mudah digunakan dengan opsi yang mudah di hafal, dengan dukungan shortcut menggunakan zypper pun terasa praktis dan cepat!

pada tulisan kali ini, saya akan menuliskan baris-baris perintah yang sering digunakan oleh pengguna berikut dengan opsi-opsinya, simak berikut :

zypper install - Instalasi Paket


zypper install (shortcut : zypper in) digunakan untuk memasang/instalasi paket yang ada di repositori, perintah ini mungkin sama fungsinya dengan apt-get install pada distribusi turunan debian/ubuntu. Sintak umumnya seperti ini :
zypper install (Opsi) namapaket
opsi yang sering digunakan antara lain :

--download-only / -d

Opsi ini memerintahkan zypper untuk mendownload paket dari repositori, namun tidak memasang paket tersebut ke sistem dan hanya menyimpannya di cache yang berada di /var/cache/zypp/packages/(nama repositori).


--recommends

Opsi ini memerintahkan zypper untuk mendownload dan menginstall paket yang diperlukan, plus beberapa paket tambahan seperti language pack dan dokumentasi.

zypper search - Mencari Paket


zypper search (shortcut: zypper se) digunakan untuk mencari paket yang ada dalam repositori, perintah ini mungkin sama fungsinya dengan apt-cache search pada turunan debian/ubuntu. Sintak umumnya seperti ini :
zypper search  katakunci
opsi yang sering digunakan antara lain :

 --match-exact

Opsi ini memerintahkan zypper untuk mencari paket yang mempunyai nama sama persis dengan kata kunci yang kita cari.

--search-descriptions / -d

Opsi ini memerintahkan zypper untuk mencari paket yang mempunyai deskripsi yang sama dengan kata kunci yang kita cari.

--case-sensitive / -C

Opsi ini memerintahkan zypper untuk mencari paket yang mempunyai nama yang sama, juga dengan kesamaan kapitalnya.

--installed-only / -i

Opsi ini memerintahkan zypper untuk mencari paket yang sudah terinstall dalam komputer. Opsi ini akan membuat daftar paket yang terinstall jika digunakan tanpa kata kunci.

--uninstalled-only / -u

Opsi ini memerintahkan zypper untuk mencari paket yang Belum terinstall dalam komputer. Opsi ini akan membuat daftar paket yang belum terinstall jika digunakan tanpa kata kunci.

--details  / -s

Opsi ini memerintahkan zypper menampilkan hasil pencarian secara detail, menampilkan versi dan repositorinya tersendiri.

*Lanjut ke bagian 2

Memasang Conky di openSUSE GNOME / KDE

Contoh Conky
Conky adalah sistem monitor yang sangat fleksibel dan mudah untuk dikostumisasi, Conky sebenarnya dibuat bertujuan untuk memonitor sistem komputer, seperti Riwayat/Penggunaan CPU, penggunaan memori, dan masih banyak lagi, semua dapat ditambahkan kedalam Conky ini, tapi anda perlu mengobrak-abrik skrip Conky yang dipakai agar menampilkan bagian yang anda inginkan. :)

Tapi Fungsi tersebut sekarang sudah dikesampingkan oleh pengguna Linux, khususnya pemula yang ingin membuat Desktopnya "Keren", sekarang Conky banyak digunakan untuk yang ingin mengkostumisasi Desktop-nya sedemikian rupa agar terlihat lebih cantik dan menarik alias "Keren" :/

Memperbaiki File ISO yang rusak dengan rsync

Belum lama ini saya mendownload openSUSE 12.3 yang akan saya install di komputer saya yang sebelumnya memakai openSUSE 12.2. Dengan koneksi seadanya (1-50 KB/s) saya beranikan mendownload ISO openSUSE KDE 12.3 versi 32 bit yang besarnya -+ 900 MB. Besar ? memang, tetapi kurang besar bila dibandingkan versi DVD lengkapnya yang mencapai 4,7 GB! :D

Setelah -+ 7 hari mendownload, akhirnya selesai juga download openSUSE, saya coba install melalui media USB menggunakan SUSE Image Writer yang saya dapatkan di website openSUSE.
Setelah media Instalasi siap, saya back up data saya agar tidak hilang :)

Install Drivers ATI di openSUSE menggunakan atiupgrade


Beberapa hari yang lalu (dari kemarin seperti ini terus awalnya ._.) komputer dengan openSUSE saya selalu tiba-tiba hang, saya tidak tahu apa yang menyebabkan komputer saya hang, saya cek sana sini asumsi pertama saya mungkin openSUSE nya harus saya install ulang, tapi saya mengurungkan niat tersebut karena saya malas memindahkan file data yang sudah ada.

Lalu asumsi kedua saya ada bug di kernel, saya coba update menggunakan zypper up ternyata tidak ada update kernel maupun system, saya berfikiran bila ada bug di kernel saya, mungkin sudah ada yang men-submit oleh seseorang. Lalu asumsi terakhir saya yaitu ada kesalahan / error dengan drivers ATI/AMD saya.

Saya coba install ulang Drivernya menggunakan script/software atiupgrade yang saya dapat dan saya gunakan sejak dulu, allhamdulillah komputer saya kembali seperti normal :D

setelah kejadian itu, saya ingin berbagi kepada kalian cara instalasi Drivers ATI dengan script/software ini, mudah-mudahan membantu anda yang sedang galau karena tidak bisa menginstall Driver ATI ini :D

Ini merupakan cara instalasi dengan membuat Instalasi Drivers lalu menginstallkannya dalam komputer anda, bila anda tidak mau membuat file instalasi dan hanya menginstall Drivers-nya saja, silahkan baca tulisan saya yang ini.

Catatan : Tested on openSUSE 11.4 - 12.2. Not Tested on openSUSE 12.3

Memasang Shell Classic GNOME 3.8 di openSUSE

Beberapa waktu yang lalu saya sudah menulis informasi mengenai cara update GNOME 3.6 ke GNOME 3.8 di OpenSUSE. Sekarang saya akan menulis cara memasang shell classic GNOME 3.8 di OpenSUSE. Anda dapat memasang shell classic ini dengan syarat anda sudah meng-update GNOME anda dari versi 3.6 ke 3.8 dengan cara yang telah saya tulis sebelumnya.

Upgrade GNOME dari versi 3.6 ke 3.8 di openSUSE

Bagi pengguna openSUSE, khususnya yang memakai Desktop Environtment (DE) GNOME, ini adalah kabar gembira sekaligus menyenangkan! Tim GNOME dari openSUSE telah berusaha keras untuk memberikan rilis terbaik GNOME untuk openSUSE, GNOME 3.8 sendiri telah di rilis pada tanggal 27 Maret 2013.

Ok lanjut... Cara upgrade!


Membuat media instalasi openSUSE dengan Flash Disk di Windows menggunakan win32 Disk Imager

Flashdisk sekarang bukan hanya untuk menyimpan data-data penting, Flashdisk juga dapat digunakan untuk penginstalan suatu sistem operasi, dengan Flashdisk penginstalan lebih cepat daripada CD maupun DVD.

Nah, sekarang saya akan post cara membuat media instalasi openSUSE menggunakan Flashdisk! :D

Bahan-bahan:
  1. Download aplikasi Win32 Disk Imager di SINI
  2. ISO openSUSE, anda dapat mendownloadnya di SINI 
  3. Laptop (kalo tidak ada ini tidak apa-apa XD )
NB : Anda dapat mendownload LiveGNOME/KDE bila versi DVD terlalu besar.

Berikut cara membuat media instalasinya :

Keunggulan OpenSUSE

Bagi pemula linux yang pengen tahu kelebihan dan keunggual distro OpenSUSE bisa melihat testimoni dari beberapa user OpenSUSE.
Dari beberapa testimoni ini kalian akan mengetahui kelebihan yang ada pada distro OpenSUSE.

OK budal....

Rizki Aulia Rachman
----------------------------
* di openSUSE ane lancar jaya kok gan Happy TimeVirus, NTFS bisa di mount dengan sempurna *


Trias Mukti Kuncoro
----------------------------------
* ini ada contoh opensuse 11.2 jalan di spek jadul, Pentium M 1.6 GHz RAM 512  MB sharing VGA intel. Desktop efek kwin enabled, memang animasi kurang smooth, tapi lumayan lah untuk spek cukup jadul.
* http://www.facebook.com/photo.php?fbid=1197817588114&set=a.1197740266181.2034658.1308736149&type=3&theater *
* iya, saya sepakat banget, prinsip saya juga gitu, OS yang melayani saya, dan saya memilih opensuse, karena just work out of the box, dingin, irit sama seperti review windows, pernah mint, tapi kurang irit, masih kalah. Fitur2nya juga menarik, administrasi sistem basis GUI, kan katanya meningkatkan produktivitas  *
* kalau bicara komunitas, saya kasih tau di awal, opensuse tidak sebesar ubuntu. Tapi kalau bicara dokumentasi dan user manual, lebih lengkap opensuse. *
* masalah enak itu relatif, anda nyaman di ubuntu silahkan, saya nyaman di opensuse. Menurut saya justru terlalu mudah, khasnya aplikasi YaST, semua administrasi sistem basis GUI, mulai dari install aplikasi, sampai web server dan firewall, bahkan parameter kernel dibuat mirip registry editor dilengkapi help pula.  *
* opensuse sudah pakai systemd, starting service secara paralel, baru beberapa distro yang make. Pake deltarpm, jadi ketika update hanya download delta-nya saja, sehingga irit bandwidth. Tapi komunitasnya kecil, sepi, reponya tidak sebesar ubuntu misal. Tapi soal repo, sebenarnya besar juga, cuma secara default disabled. Mari bicara se-objektif mungkin, sebutkan kelebihan dan kekurangan distro yang kita pakai *
* oiya, satu lagi, opensuse integrasi terbaik dengan KDE, makanya opensuse itu terkenal sebagai distro KDE, meskipun DE lain tetap diperhatikan dan disertakan dalam DVD *


Rey rey ajiep
---------------------------
* kompatibilitas dan ng ada bug sejauh saya make *
* Kalau OpenSUSE menurut saya kompatibilitas untuk PC/Laptop agak jadul ...mash lumayanlah...
* Kalau OpenSUSE biasa digunakan oleh orang yang sudah tau apa itu Linux dan penggunaannya..
* Kalau OpenSUSE di Laptop saya baterainya tahan lama ( Penggunaan 3jam ++) *
* Ubuntu mah gampang gan, OpenSUSE seru ngopreknya *
* OpenSUSE dokumentasinya mantaf sayang komunitas di indonesia masih sedikit *
* kita dapat pula konfigurasi kernel OpenSUSE di Yast *
* kalau menrutu ane pemula yg pake OpenSUSE harus bener2 belajar Linux biar tau dalemannya *


Arif Budiman
---------------------------
* Salah satu keunggulan openSUSE lainnya adalah control center; yast... *
* kelebihan openSUSE itu cocok buat yang mau menghemat bandwidth kalau sewaktu update package, Kalo gak salah dia punya delta rpm.. *

User-user diatas bisa kalian Add di Facebook
Nah, itulah beberapa testimoni yang bisa kalian jadikan panduan untuk memilih distro OpenSUSE untuk digunakan di PC atau Laptop kalian.

BYE,

Install font Microsoft dengan mudah di openSUSE

Dulu ketika saya membuat makalah renang untuk memenuhi tugas saya di sekolah (makalah kumpulan copy-paste dari internet :3 ), saya memerlukan beberapa font cantik yang pernah saya gunakan ketika menggunakan M$ Office 20xx yang berjalan di sistem XP, saya cari font-font tersebut di LibreOffice tetapi tidak ada karena font di LibreOffice ternyata hanya sedikit dan kurang menarik.

Kebingungan karena tidak ada font yang saya inginkan di LibreOffice, saya inisiatif membuka google dan mencari bagaimana mendapatkan font-font yang saya butuhkan tersebut, dari beberapa blog yang saya kunjungi banyak yang menyarankan agar saya mengkopi font-font tersebut langsung dari windows, ribet ? sangat, tapi tidak ada cara lain yang dapat saya temui. :/

Setelah makalah saya selesai, iseng saya buka YaST dan ternyata saya menemukan cara yang lebih mudah dan praktis! tidak perlu ribet-ribet copy-paste dari windows, anda hanya perlu install sebuah paket dan menjalankannya!

Penulis Baru

Hai semua salam kenal....ane penulis baru di blog OpenSUSE user, ane pengguna OpenSUSE dan ane pengen share ilmu ane tentang OpenSUSE jadi, tunggu post-post menarik, sepesial, dan eksentrik :D

Salam AjieP :P

Install Proprietary software dengan mudah di openSUSE Plus


Screenshot dari website openSUSE Plus
Beberapa hari yang lalu ketika saya melihat-lihat blog yang ada di openSUSE Planet, saya membaca sebuah blog dari seseorang bernama Jos Poortvliet mengenai openSUSE, disana saya menemukan link-link yang dapat membantu bagi para awam pengguna openSUSE, salah satunya adalah openSUSE Plus.

Sibuk, Smartfriend galau, Ujian Mendekat

Beberapa hari ini saya tidak memperbaharui blog ini dikarenakan kesibukan saya di sekolah, sebentar lagi saya akan menghadapi UN SMP yang akan berlangsung April 2013. Belum lagi sekarang saya sedang menghadapi US (Ujian Sekolah) yang sudah berlangsung 3 hari. Belum lagi juga tugas sekolah yang belum saya selesaikan, semua itu membuat aktivitas saya di dunia FOSS / Linux sedikit terganggu.

Menambahkan GNOME Panel di GNOME 3

Logo GNOME
kemarin-kemarin saya terobsesi sekali dengan DE GNOME yang ada di openSUSE 12.2 saya, saya sangat menyukai DE GNOME 3 ini karena tampilannya yang menarik dan minimalis. :D

Walaupun begitu, saya menemukan DE GNOME ini terasa hambar dengan absennya GNOME Panel yang dulu pernah ada di GNOME 2, memang sebenarnya GNOME panel ini bisa diganti dengan aplikasi Dock semacam Docky, Cairo Dock & AWN, tapi menggunakan aplikasi tersebut menurut saya tidak terlalu efisien dan memakan banyak RAM.

GNOME panel ini sebenarnya dapat ditemukan kembali di GNOME 3 dengan menggunakan sesi Fallback yang sudah tersedia, tetapi saya kurang suka menggunakannya karena GNOME Fallback tidak mempunyai efek dan tidak support ekstensi yang saya sering gunakan, walaupun banyak yang berpendapat menggunakan sesi Fallback itu lebih nyaman dan lebih produktif untuk digunakan, tetap saja saya lebih menyukai GNOME 3 daripada sesi Fallback :D

Corat-Coret User openSUSE, Awal kenal dengan Linux

Geeko, si bunglon logo openSUSE, dia seekor bunglon tapi namanya mirip Tokek ya ? ._.

openSUSE ? jika kita sudah mengenal linux, pasti tidak akan asing dengan si bunglon ini, bila anda seorang Linux Enthusiast dan tidak tahu dengan Distro (Distributions) yang selalu terpampang dijajaran linux paling populer di Distrowatch ini, anda melewatkan sesuatu yang harus anda coba! :D